Sunset Di Bukit Phousi Luang Prabang Kota Tua Di Utara Laos.

(Royal palace)

Setelah stamina kembali pulih,saya berkeliling di luang prabang 4 hari.
Saya suka dengan kota ini meski cuaca sangat panas, tidak menyurutkan semangat saya, akhirnya mimpi saya kesampaian.
Luang Prabang adalah sebuah kota yang terletak di bagian utara Laos, dikelilingi oleh pegunungan di pertemuan Sungai Nam Khan dan Mekong.
sekitar 425 km sebelah utara Vientiane, dan menjadi ibu kota Provinsi Luang prabang.
Dahulunya kota ini adalah sebuah ibu kota kerajaan.
Kota kuno Luang Prabang dan sudah menjadi salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO di Laos.
Luang Prabang dianggap sebagai jantung dari budaya Laos.
Rumah kayu tradisional, struktur kerajaan, arsitektur kolonial, dan lebih dari 30 tong (tempat pemujaan Budha).Kawasan bersejarah Di Laos.
Hari pertama saya dan teman seperjalanan dari Hanoi sewa motor,share cost,dan kami pergi ke salah satu air terjun di luang prabang
Yang sangat terkenal
“kuang si falls .
lama perjalanan memakan waktu sekitar 60 menit dari kota luang prabang tidak terlalu jauh.
ada banyak travel yang menyediakan paket tur kesana tapi lumayan mahal
Banyangan saya tentang laos itu murah ternyata keliru lagi..hahaha rupanya. mahal…,mungkin karna rate mata uangnya lebih tinggi sedikit dari rupiah… jadi keliling kota laos, sewa motor alternatif jauh lebih murah dan cepat.
Sewa motor perhari dari harga 150-200 kip sekitar Rp.244,000 -322,000(mahal khan..) tergantung jenis motornya.
Paling bagus ke kuang si falls itu pagi2..areanya cukup luas karna disana ada kebun binatang.
air terjun nya sangat bagus karna warna airnya jernih,terus disana juga kita bisa trekking ke puncak air terjun yang sangat tinggi. untuk sekadar berenang cocok airnya cukup sejuk.
tempat ini paling direkomendasikan jika kamu ke luang prabang.

Sore hari bisa naik ke bukit phousi ditengah kota,di puncak atas ada stupa.

Namanya Stumpa Chomsi cukup dengan berjalan kaki ke atas ticket masuknya kip 20000.

Dari sini kita bisa menunggu sunset ala river mekong,salah satu sungai terbesar di laos, dan melihat pemandangan kota luang prabang.

Ingat naiknya sore hari soalnya panasss fulll.
Malamnya kulineran streetfood sepuasnya. menurutku, paling enak streetfood di luang prabang daripada di thailand.
Murah dan cocok di lidah saya tidak menemukan makanan aneh2 selama disana.
Pokoknya saya suka banget kota luang prabang, tidak terlalu ramai dan suasananya tidak membosankan..orang2nya juga ramah.
Saya empat hari di luang prabang benar2 merasa rilex menyenangkan.

Thank you luang prabang..i love you

Next story..turun ke Vang vieng laos.