Nigthmare Bus Hanoi-Luang Prabang Laos by Bus 29 Hours.

Setelah Dari Ha giang, saya masih menghabiskan waktu 4 hari di hanoi.
Masa permit akan habis dalam 2 hari, jadi saya harus keluar dari vietnam sebelum tanggal 30 april karna saya masuk ke vietnam tanggal 1 april saat itu.
Hari terakhir di Hanoi Saya mencari ticket Bus tujuan luang prabang di sekitar Old quarter, Dari agent ke agent rata2 ticket Bus 50 Usd.
Saya dapat harga 40 Usd itupun untuk mendapatkan harga segitu pake jurus merayu, muka memelas..
Sesuai dengan rencana dari awal akan melanjutkan perjalanan ke Luang Prabang laos lewat jalur darat,menggunakan Bus.
Ini adalah perjalanan paling lama dan paling mengerikan sepanjang perjalanan saya. terakhir saya naik bus paling lama itu saat saya long trip ke India dari chennai ke Goa 24 jam.
Bagaimana tidak, saya harus menghabiskan waktu 29 jam dalam perjalanan dari normalnya biasanya 24-26 jam menjadi 29 jam record terlama.
Sebenarnya Saya sudah pernah baca tentang jalur ini..tapi dari Luang Prabang- ke Hanoi.
Kali ini dari Hanoi-Luang Prabang.
Jalur ini paling terkenal dikalangan backpacker dengan julukan “Nightmare Bus “cerita itu memang benar dan saya sudah mengalamihnya sendiri.
Sebenarnya untuk ke laos ada dua alternatip paling dekat itu ke vientine,ibukota Laos hanya 16 jam, tapi saya memilih jalur terberat karna saya ingin membuktikan kebenaran cerita itu.
Tujuan utama saya ke Laos memang Luang Prapang .
Dengan pertimbangan jika saya masuk vientine jarak tempuh ke luang prabang itu masih sekitar 8-9 jam perjalanan.
Jadi fix tetap rute Hanoi-Luang Prabang saya pilih setelah semua beres termasuk beli cemilan bekal dijalan
Saya berangkat ke agent travel di old Quarter menungu jemputan.
Info dari pihak agent akan dijemput
Sekitar Jam 4 sore, lebih baik menunggu daripada ketinggalan, sambil menunggu saya mencari kafe tidak jauh dari tempat itu.
Sekitar 30 menit kemudian saya diberi tau sudah ada jemputan, kebetulan saya disebrang jalan lagi ngopi. Orang agent memanggil saya “come here your pick up coming… jemputan sudah datang.
Langsung bergegas bayar kopi dan langsung berlari ke agent travel, saya cari mobilnya dimana..ya? kebetulan disitu ada turist 2 orang baru datang, tapi mereka tujuan vientine saya sedikit bingung mencari bus jemputan di luar tidak ada. tidak lama kemudian seorang bapak tua keluar dari dalam dan bilang “follow me…sambil naik motornya ..lahh khan saya ada tiga orang disitu.. “melongo…kebingungan ..
what…?? Bapak itu hanya melihat kami dan bilang lagi “follow me..”
Sontak saja tangan saya menarik backpack dan langsung sigap gendong carrier, pikir saya mungkin si bapak ini mau ngojek gantian maksudnya
Ternyata saya salah..maksudnya
Bukan dijemput satu2 terus dibonceng, tapi disuruh ikut semua dari belakang,terus ngejar dia anjayyy…..kurang ajar banget khan..hahahaha..
Udah ngitu pake kabur pulak motornya di balap guyz…enakan dia bawah motor kami tiga orang jalan kaki, lari2 seperti mengejar maling ..sambil lari mata tetap fokus biar si bapak kutu kupret itu terpantau terus..
Tau sendiri jam segitu jalanan di Old quarter sudah ramai orang buka jualan.. tetap saja kami kehilangan jejak, kami bertiga sudah ngos2san, yang turis cewek bawahaanya bejibun banget, jadi saya kasihan sudah
Kelihatan tidak kuat,saya menawarkan bantuan membawa barang bawaanya sebagian..mungkin karna kami lama, si kutu kupreet bapak itu kembali datang dengan wajah tidak berdosa sambil menunjuk ke sebrang jalan tunggu disana…gemes banget pengen lemparin bapak itu pake backpack …setelah menyebrang di jalan yang dia maksud,disitu sudah ada beberapa orang turist sedang menunggu.
kami baru sampai, belum juga tarik nafas muncul mini van di depan kondekturnya langsung turun teriak2 vientine-luang prabang semua angkat tangan sueee..banget berasa MABA di ospek dikerjain habis2san…
Mini van ini yang membawa kami, yang katanya ke terminal Sampai di sana bukan terminal, tapi Penumpang jurusan luang prabang diturunkan di tepi jalan,yang jurusan ke vientine terus ke terminal.
Di mobil itu hanya 2 orang yang satu mobil dengan saya ke luang prabang.
Jadi kami tiga orang diturunkan pinggir jalan, ditempat penjemputan bus berikutnya yang akan membawah kami ke luang prabang.
Turun dari mobil, disana sudah ada tiga orang turist sedang menunggu.
kami harus menunggu lagi sekitar 30 menit.
setelah bus datang kami diminta naik ke atas
Baru mau duduk kondekturnya langsung teriak kami semua diminta ke belakang, kursi di depan
Di kosongkan, pikir saya mungkin sudah ada yang booking.
Belum lagi nyuruhnya pake muka jutekk ngomongnya sumpah kasar pake, bentak-bentk seperti mengusir anak ayam..
“Ngomonk apa sich..
Mungkin saya dikira bernyanyi jadi tidak ada koment lagi setelah itu hahaha…
Bus berangkat sekitar jam 7 meninggalkan kota Hanoi.
Busnya cukup besar dan mewah di hiasi lampu2 diskotik warna-warni seperti pelangi sehabis hujan dan ngejreng banget..mengingatkan saya akan semua kota yang ada di vietnam kalau malam menyalah semua.
Ternyata kami penumpang hanya 6 orang saja ,dua orang turist backpacker asal inggris,dari brazil satu orang,amerika satu orang,satu orang cewek asal prancis dan saya dari Indonesia.
Awalnya cukup senang karna sleeper Bus.

Menempu perjalanan jauh dengan bus seperti itu sudah lumayan, karna selain besar,di atas juga dilengkapi dengan selimut jadi bisa tidur dengan nyaman..saat bus bergerak meninggalkan Hanoi semua lancar, kami saling berkenalan semuanya backpacker, dari berbagai negara yang berbeda, bercanda,tertawa ,saya membayangkan ini akan menjadi perjalanan yang sangat menyenangkan. suasananya sangat akrab di dalam bus,berubah seperti cafe remang2 seru pokoknya…berbagi cerita konyol..sekitar jam 8 malam Bus berenti..kami pikir bisa ikut turun ternyata tidak. disinilah Awal drama itu di mulai…driver dan kondekturnya turun istirahaat makan, sementara kami dikuncikan pintu dari dalam Bus, jelas kami tidak bisa keluar mau berteriak tidak bisa karna Bus kedap suara.
Sementara kami juga ingin turun buang air kecil.
kami semua sudah seperti orang mabuk di bus ketawa campur kessal.. si brazil ini lumayan jail otaknya sama si prancis.
Pintu jendela di buka pake tank lalu nyosor keluar lewat jendela menjatuhkan diri keluar dari bus karna badanya kurang lebih sama dengan saya kurus jadi bisa ke luar lewat jendela bus.
Pintu bus dibuka dari luar, lalu kami bisa turun semua.
Drivernya kanget melihat kami sudah dibawah semua si kondektur itu paling ngomel lihat kaki si brazil nyeker…karna di atas memang kita lepas sepatu dan di simpan di belakang sopir.
Disinilah drivernya mulai kessal tidak berujung, ngomel tidak karu2an dengan bahasanya yang hanya dia yang mengerti hahaha…
Mungkin karna masih jengkel bengitu bus berangkat music di putar kencang..si inggris ini tidak suka karna musiknya berisik belum lagi lagunya kayak orang di cekik hahaha
Dia langsung ke depan minta musicnya di dimatikan setelah itu saling balas lagi, mobil yang tadinya
rame terang karna lampu warna-warni berubah jadi gelap,karna dimatikan sama kondekturnya.
kami hanya saling berpandangan ngakak ” well done guyz…time to sleep..good night”
Selama perjalanan hanya pada saat itu saja Bus berenti.
Kami tiba di perbatasan 7:30 pagi.

(Boarder Vietnanm )

Boarder sudah buka, kami turun dan langsung check passport di imigrasi prosesnya cepat karna kami hanya 6 orang.
Drama kembali berlanjut Bus kami bannya ternyata pecah.
Dan harus menunggu lagi perbaikan.
yang paling menyebalkan itu, kami tidak bisa naik ke bus karna di kunci.
Saya mau ambil uang di backpack untuk saya tukar di imigrasi tidak bisa naik ke bus.
Parah karna drivernya nihil bahasa inggris, sulit sekali berkomunikasi,pokoknya ekspresi wajahnya itu super jutek dikasih bahasa tarzan juga tetap tak mempan..
Bisa jadi dari kejadian semalam itu sehingga mukanya jutek terus berkepanjangan…
Supir dan kondektur paling menyebalkan yang pernah saya dapat.
Kalau kata si bule inggris “bilang kenapa orang gila di vietnam bisa bawah mobil hahaha…
Hampir satu jam kami menungguh,setelah bus sudah perbaiki, kami lanjut,jarak antara boarder vietnam dengan laos itu sangat dekat bisa
Jalan kaki “dalam hati tau ngitu bisa langsung ke imigrasi laos.
Di boarder laos lumayan sibuk banyak karna turist campur orang lokal.

(Boarder laos)

Saya pikir passport hijau gratis karna passport anggota ASEAN ternyata disuruh bayar 10 usd.
saya tanya “please check my passport Indonesia,No need to pay.. it shoud be free, dengan sinis nya melihat saya “This is for admin…”what.. admin…?saya juga tidak mau kalah, mungkin karna kessal, saya disuruh pindah “go inside ask police “jadi saya sudah diabaikan “my god….mana saya ngak punya pecahaan dollar lagi.
Saya masuk dan tanya polisinya, saya bilang kenapa saya harus ada bayar??Asean country should be free..right? Polisinya itu malah menyodorkan buku registrasi “you pay there 10 usd dan here 10 kip “fuck…
Sumpah saya sudah mau ngamuk tapi teman saya si brazil itu bilang “its ok give them money we must go now..you are lucky not expensive than me ” saya sudah pasrah saya lari lagi mencari teman yang satu si prancis minta uang 10 Usd.
Setelah itu saya bayar berikutnya masih harus bayar 10 kip pake mata luang lokal..”Damm… dengan sangat tidak iklas terpaksa saya tukar dollar dengan rate yang rendah di boarder.
Karna harus bayar pake mata uang kip 10,000 terus masih ada lagi di suruh bayar 5000 kip di pos jaga..
“Negara apa ini..!!
Setelah beres rupanya si inggris tidak ada uang cash untuk bayar visa jadi lama lagi prosesnya beruntung ada turist lain yang kebetulan akan ke luang prabang jadi dipinjamin uang dulu.
Sampai disini urusan imigrasi selesai,kami siap berangkat melanjutkan perjalanan…Dan…drama berlanjut Bus kami tidak akan terus ke luang prabang jadi kami dipindahkan ke mini van…alamakk…. penderitan berlanjut kembali, bukan hanya karna mobilnya kecil,mobil sudah full dan kami harus naik mobil itu.
Tidak ada alasan yang jelas kenapa Bus kami tidak bisa lanjut ke laos.
Andai Hanoi dekat rasanya pengen pulang Tabok orang di agent itu.
Akhirnya kami 6 orang nebeng di mini van,sudah kecil,penuh barang di atas satu kursi 2 orang, lorong ditutup barang
Pokoknya sesak hancur.. “dalam hati semoga saya masih hidup sampai di luang prabang..!

Ditengah perjalanan ban mobil kembali pecah, tidak hanya itu kabulatornya juga terbakar, kami langsung turun semua karna bau asap, mana di tengah hutan.
mampus… lengkaplah sudah….kami 6 orang itu cuman saling melihat ketawa… ya ampunnn ngini banget nasib kita ya…kita itu sudah kayak orang setres semua, si brazil ini paling santai pokoknya cuek saja.
Tapi orangnya bagus karna kondisi seperti itu dia masih bisa melucu ada saja bahaannya bikin kita ketawa.
Syukurlah mobilnya bawah perlengkapan jadi proses perbaikan lumayan cepat.

kami lanjut, hari semakin sore, belum ada tanda2 mobil masuk kota..
Semuanya sudah tepar.. singkat cerita mobil yang membawa kami tiba di Luang Prabang pukul 21:15 waktu setempat.
Kondisi kami itu sudah kayak pengemis, penuh debu, asli berantakan.
Tapi kami masih bisa tertawa itu benar2 luar biasa.
Kami berpisah dan mencari hostel kami masing2. sebelum berpisah kami janjian hang out, jadi kami bikin Messenger group.
Saya benar2 oleng meski
Akhirnya tiba dengan selamat setelah menempuh perjalanan panjang…yang penuh drama.
Satu hari satu malam tidak makan,hanya ngemil dan minum air putih…
Luar biasa….benar2 “Night mare Bus”

Welcome to Luang Prabang

Next story tentang luang prabang…coming soon..!

One thought on “Nigthmare Bus Hanoi-Luang Prabang Laos by Bus 29 Hours.

Comments are closed.