Volunteering Di Kuala Lumpur part (1)

Memulai hari pertama di negeri jiran,beradaptasi dengan negara ini tidaklah bengitu sulit, ritme kehidupan hampir sama dengan hidup di ibukota Indonesia jakarta,ruwet dengan kesibukan masing2, hanya saja mungkin kuala lumpur jauh lebih maju terutama dari segi transportasi..
Setelah check out dari hostel saya kembali menghubungi host saya di kuala lumpur diapun mengirim alamat ke saya via wa, jadi dari bukit bintang saya harus naik monorail ke kL central, dari KL central bisa jalan kaki karna sudah dekat katanya, setelah
Meninggalkan hostel, saya mencari sarapan dulu, oh iya di kuala lumpur makanan lumayan cocok dengan lidah mungkin karna malaysia – Indonesia hampir sama,jadi makanan tidak masalah, saya suka pedas dan jenis makanan pedas tidak susah di cari,berbeda dengan di singapore lebih byk makanan chinese food saya tidak terlalu suka.
Sebenarnya dari tempat nginap dekat dengan stasiun Mrt, kebetulan saya di jalsn pudu,cukup jalan kaki ke stasiun,tapi jalannya ngumpet karna di blok sama pasar lokal tapi tenang ngak bisa english cakep malayu bisa mereka paham bahasa indonesia, kurang lebih sama jadi bisa di bilang di negara ini, orang Indonesia tidak akan kesulitan dalam komunikasi.
Karna saya salah alamat jadinya mala masuk ke gedung semacam klinik, sudah naik sampai floor 4 setiap keluar selalu saja salah koplak..uda naik turun liff zonk…sepertinya saya salah masuk bengitulah kalau jalan sendiri konyol ternyata ngak perlu masuk ke gedung itu bisa langsung dibawah lewat pasar somplak…khan hahaha
Bengitu nemu stasiunnya langsung beli ticketnya.

Tenang untuk yang ini sudah mahir di singapore tinggal liat map dan jalur keretanya, kemudian masukan uang ke mesin nanti keluar koin, jadi semua sudah sistematis tidak perlu ke loket antrian beli ticketnya.
Kecuali untuk rute jauh di KL itu masih ada loket khususnya.
Biasanya kalau satu arah langsung ke mesin aja kalau punya uang pecahaan kecil tapi kalau tidak ada, loket tetap tersedia untuk penukaran dan pembelian ticket.
Untuk yang pertama kali ada baiknya bertanya pastikan koin yang kamu beli sesuai rute ya, jangan salah biar tidak kena denda, karna kalau tidak sesuai akan eror pada saat keluar, jadi jangan salah,terus untuk sambungan jalur, jangan sampai turun di jalur yang salah makanya memahami maps itu penting banget berikut kode setiap kereta yang kamu tumpangi.

Tidak sulit sebenarnya asal bisa baca map,berikut dengan kode dan nama MRT.

Yang paling penting pasang kuping baik2 setiap pemberentian ada announce so mesti lincah ya jangan lelet keretanya otomatis.

Sistem transportasi di di kuala lumpur terkoneksi dengan baik jadi tidak perlu cemas kalau jalan sendiri, kalau bingung bertanya pasti orang akan bantu.

Dari bukit bintang saya harus ganti kereta di mesjid jamek, kemudian naik monorail ke KL central.

Sebagai cacatan KL central itu pusatnya transportasi jadi dari berbagai arah pasti stopnya di tempat ini.

Ini juga saya tau setelah saya seminggu di KL baru paham..

Karna baru pertama saat itu saya turun eahh kok masuknya di mall anjayy…hahah.

Coba menghubungi host saya meski kurang paham karna bahasa inggrisnya dialect india belakangan saya tau kalau host saya beneran orang India pantesan kaga nyambung2…hampir 30 menit mutar2 naik turun, bingung pintu keluar dari mall itu beberapa kali nyosor…setelah susah payah akhirnya ketemu alamatnya benaran dekat banget 5 menitan jln kaki harusnya.

Setelah sampai di hostel registrasi sistemnya sama seperti guess check in dulu,

Kamar saya sudah disiapkan dan waktu saya datang masih sempat ketemu volunter asal brazil yang sudah selesai hari itu.

Kami tidak sempat berkenalan banyak, karna Sepertinya dia buruh2 ke airport.

Setelah semua beres saya terima hand over,kemudian belajar singkat tentang sistem kerjanya,jadi saat itu langsung kerja durasinya 6 jam lumayan lama, tidak sama waktu di singapore hanya 4 jam satu dalam hari.

Hanya saja di hostel ini tidak banyak pekerjaan, lebih banyak di reservasi bookingan, untuk urusan cleaning service ada yang handle.

Dan di hostel ini hampir tamunya ekstend seminggu bahkan ada yang satu bulan

Uda kayak plat dan rumah.

Karywanya hanya 3 orang karna hostel ini pasti selalu ada volunter yang bantu.

Hari itu cukup melelahkan…!!

Aktivitas dan kegiatan saya selama tinggal di Kuala lumpur…next coming..soon

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.