Backpackeran Dengan Volunteering Di Luar Negeri (part 1)

20180311_141149

Istilah volunteer sebenarnya bukan hal yang baru di telinga sebagian orang terutama bagi orang yang memang aktif di bidang organisasi, arti dari volunteer itu sendiri adalah “sukarelawan…seseorang yang mau melakukan sesuatu dengan sukarela bukan karna paksaan atau kewajiban .

Organisasi ini bergerak di luar pemerintahaan atau non govermental organization.

Jenis volunteer Yang paling sering kita dengar adalah volunteering membantu kemanusiaan, misalnya di bencana alam dan volunteering konservasi alam.Seorang volunteer menawarkan dirinya terlibat langsung dalam suatu pergerakan social secara aktif, dan hebatnya lagi merekan melakukannya dengan suka rela tampa mengharapkan imbalan lho…” Relawan tak dibayar bukan karna tak berharga tapi karna mereka tak ternilai”(pernyataan Rotaract club D3400) nahh hebat khan..volunteer itu.

Menjadi seorang volunteer itu sebenarnya tidaklah sulit dan terbuka untuk siapapun selama ia mau belajar dan memiliki komitmen yang besar dan rela berkorban.(korban waktu,tenaga,dan pikiran ).

Ada beberapa hal yang harus menjadi dasar dan mutlak dimiliki oleh seorang volunteer:

Pertama seorang volunteer harus memiliki jiwa yang iklas dan senang membantu.Akan sulit jika kita tidak menyukai apa yang kita kerjakan tapi kalau kita iklas dan senang sudah pasti seberat apapun pekerjaanya akan kita kerjakan akan terasa ringan, jika semuanya dilakukan dengan iklas dan senang hati, bekerja secara professional meskipun tampa dibayar. Dan inilah yang akan menjadi pondasi utama seorang volunteers.

Ke dua seorang volunteer harus bisa memilih bidang yang diminati, motivasi harus jelas memilih bidang yang memang dikuasai misalnya suka mengajar bisa bergabung dengan kelas inspirasi,suka dengan bidang lingkungan bisa bergabung dengan konservasi alam baik ditingkat nasional maupun internasional.

Yang ke tiga harus jujur dengan diri sendiri. Ini penting tentang waktu berapa jam dalam sehari berapa hari dalam seminggu dan berapa minggu dalam sebulan…lama amat….hahaha so, tergantung mau full time atau part time.,

Yang keempat ini paling banyak membuat orang berpikir ya atau tidak nihh?? mengenai soal biaya operational dan fasilitas yang didapatkan.makanya Jenis volunteer yang kita pilih sangat menentukan, meskipun volunteer tidak dibayar akan tetapi seorang volunteer berhak mendapatkan fasilitas tergantung jenis organiasasi volunteer yang kita pilih.

Dan yang ke lima Menjadi seorang volunteer harus siap dengan pengalaman baru ,mental dan fisik jangan baperan dan pastikan check kesehatan saat bepergian ntar sakit repot khan…. sangat penting ,harus siap dengan lingkungan baru,orang-orang baru yang mungkin tidak menyukai pekerjaan kita, tetapi justru disinilah tantangannya dan akan menjadi pengalaman yang sangat penting yang tidak di dapatkan di bangku kuliah, selain mendapatkan pengetahuaan baru sekaligus merupakan asset yang nantinya tidak ternilai lho…bergabung dengan organiasasi ini jelas secara tidak langsung kita telah membangun jaringan yang lebih luas baik secara langsung maupun tidak langsung, karna kita bisa terhubung dengan berbagai komunitas di jaringan social sudah pasti kita akan memiliki banyak teman dari berbagi penjuru dunia, belajar budaya baru, bahasa yang baru, belajar beradaptasi dengan lingkungan baru dan masih banyak lagi manfaat menjadi bagian dari volunteer…ayooo….pasti seruu…khan..banyak teman, banyak pengalaman baru pastinya….!!

Lalu apa hubungannya volunteer dengan traveling….??

Nah untuk para travelers , volunteering sangat mungkin, bahkan sangat menolong sekali untuk kamu yang punya jiwa traveling mengebu2 tapi terkendala dibiaya misalnya seperti saya budget BPJS (budget pas2san tapi jiwa soasialita hahahaha…)

Mungkin karna saya masih percaya dengan pepapatah kuno” banyak jalan ke roma” aku rasa itu masih berlaku di era milenial jaman now,meskipun saya lahirnya di jaman bahehula hahahha…tapi masih bisa bersaing dengan generasi jaman milineal, emang sih udah ngosh2san…tapi lebih baik mencoba daripada sama sekali tidak pernah khan…itu lebih nyesakk lagi.(memotivasi diri sendiri). semua bisa terjadi ,memang tidak bisa di pungkiri perkembangan teknologi sangat membantu dalam mewujudkan mimpi, semakin sering membaca informasi semakin memudahkan kita menggapai mimpi dan social media adalah jendela untuk melihat jalan menuju kesana yang penting tetap bijak dalam menerima dan menyikapi informasi biar ngak salah arah…!(biar ngk nyasar)hehehe..

Sebuah mimpi Yang mungkin dulunya hanya angan2…jika kita tidak berusaha percayalah itu akan menjadi angan2 belaka (mimpi tinggal mimpi).

Hidup diera digital jaman sekarang sangat banyak kemungkinan semua bisa di wujudkan dengan tidak terlalu sulit, bisa Traveling ke berbagai Negara impian sangat mungkin bisa menjadi kenyataan saat ini.

Salah satu caranya adalah Menjadi seorang volunteer, bisa menjadi alternatif pilihan terbaik di era milenial ini untuk selalu bilang traveling itu mahal

Emang sih mahal tapi tidak semua mesti di ukur dengan uang. banyak orang punya banyak uang tapi tidak punya waktu untuk traveling sebaliknya banyak orang punya banyak waktu tapi tidak punya uang untuk traveling….nahhh yang tidak punya banyak uang tapi punya waktu traveling volunteering bisa membantu kuncinya asal mau belajar pasti jalan terbuka aseeek dong bisa jalan2 tampa harus mengeluarkan banyak biaya ..emank bisa….? Bisaaa….!!

Kenapa saya memilih volunteering….?

Berikut sejarahnya hahaha…

Ketika Saya kembali ke Indonesia awalnya dengan rancana kembali bekerja,tetapi rupanya semua berubah,Saya tidak betah berlama2 di Jakarta (mulai kena virus backpackeran) ternyata traveling ke luar negeri itu menyenangkan dan tidak mahal).

Saya ingin kembali melanjutkan perjalanan saya kebeberapa Negara di asia tenggara ,sempat pesimis setelah ceck budget nyaris sudah sekarat, saya hanya punya tabungan saat itu sekitar 14 juta rupiah angka yang tidak cukup dengan estimasi 5 bulan.

Jika sebelumnya saya selalu traveling mandiri total budget yang saya keluarkan cukup menguras isi atm, pada hal sudah menggunakan jurus irit seirit2nya,beli ticket tampa bagasi ,bawah baju cuci pake,tidur di bandara biar hemat akomodasi melakukan perjalanan tengah malam dan banyak cara agar bisa hemat dan bisa survive “ semakin kita hemat semakin banyak tempat yang akan kita datangi ini prinsip wajib bagi traveler kere alias backpacker irit hahaha..

Ada beberapa hal yang menjadi dasar dari mengapa saya mengambil langkah ini.

Pertama saya sudah tidak lagi bekerja tentu, tidak bekerja dan punya niat traveling adalah hal yang tidak muda aliran dana jelas sudah tidak ada sedangkan traveling ke Negara2 asing sudah pasti butuh biaya yang tidak sedikit sementara status saya sudah jobless dan masih jomblo hahahaha…nyesek khan….!!

Kedua saya sudah tidak punya cukup uang jelas ini masalah besar traveling dengan modal nekad saja tidak cukup senekad apapun kita tetap harus berpikir secara rasional tidak lucu jadi gembel dan terluntah2 di negeri orang (ini pikiran orang masih waras )bener ngak..? dan yang ketiga motivasi terbesar saya adalah ingin mencoba sesuatu yang berbeda dan ternyata di tahaap ini saya harus memaksimalkan otak kiri dan kanan, bagaimana caranya menemukan solusi bisa traveling dengan kondisi keuangan terbatas..hanya dalam seminggu waktu saya habis melalanglang buana di dunia maya dan finally I made it…..(ku temukan jalannya).

Saya sempat jedah sehari hanya untuk berpikir apakah keputusan saya ini sudah benar, ada banyak yang terlintas dipikiran saya termasuk kemungkinan terburuk dalam perjalanan saya nantinya ,tapi rupanya itu tidak mengurangi kenekatan saya, justru saya ingin membuktikan pada diri saya sendiri bahwa saya pasti bisa.

Saya kembali mencari tau di dunia maya tetapi tidak banyak informasi mengenai volunteering terutama yang membahas tentang volunteering di dunia traveling.

Beberapa istilah saya dapat hanya membahas tentang volunteering kemanusiaan,tidak ada gambaran yang jelas mengenai organisasi ini dengan traveling.

Karna bersifat universal artinya seorang volunteers adalah orang2 yang memang mendedikasikan dirinya untuk menjadi relawan tampa menerima bayaran bahkan harus menanggung sendiri semua kebutuhan mereka sendiri secara mandiri.

Untuk Indonesia sendiri komunitas ini tidak terlalu familiar.

Saya bahkan mendengar istilah ini ketika saya traveling di Nepal,saya bertemu backcpaker asal german kebetulan kami satu hostel di Kathmandu ,kami sharing informasi sekitar wilayah yang ada di Negara itu.

Dan dari dia saya banyak mendapat informasi tentang istilah ini,beberapa yang saya garis bawahi saat itu.

Informasi dan cara akses untuk masuk situs organisasi ini seperti menjadi pintu terbuka lebar ibaratnya selangkah lagi meraih impian lewat jalur ini .Obsesi saya adalah saya ingin traveling dengan long time.

Khayalan saya tentang plesiran dinegara orang sepertinya sudah sangat dekat, informasi tentang jaringan di situs backpackersworld ini semakin membuat semangat saya makin mengebuh2 sampai lupa makan saking semangatnya hahaha…berita bagusnya ternyata Volunteering diberbagai Negara ternyata paling diminati backpacker dunia karna cukup menghemat budget terutama di akomodasi,bonus lebih dekat dengan orang-orang lokal.

Untuk memastikan semua rencana saya berjalan dengan lancar termasuk mulai menyusun strategi agar tidak kacau ,ini menyangkut dengan pilihan saya apalagi semua harus saya jalani sendiri apapun yang terjadi saya harus siap dengan konsekwensinya.

Langka awal Sayapun mulai mengatur planning,termasuk membuat list negara2 di asia yang akan menjadi destinasi utama.

Negara terdekat Singapore menjadi destinasi pertama setelah Singapore saya akan melanjutkan perjalanan ke Kuala lumpur via darat,dari Negara ini saya akan terbang ke Vietnam tengah kota da nang, setelah Vietnam saya akan masuk ke laos via darat luang prabang menjadi pintu utama dan dari laos saya akan terus masuk ke Thailand via darat wilayah utara chiang mai dan chiang rai.

Singapore
Kuala lumpur
20180402_130837
Da nang vietnam
Luang prabang laos
Chiang mai
Chiang rai

Setelah fix jalur yang saya akan lalui, saya mulai masuk ke management budget ini yang paling penting menghitung estimasi pengeluaran di setiap Negara yang akan saya singgahi dengan Estimasi 5 bulan budget 14 juta jelas tidak memungkinkan.

Untuk meminimalisir pengeluaran saya, berikut gambaran singkat jenis

volunteering yang saya jalani dibeberapa Negara.Job volunteers itu banyak tergantung dari skill yang kita punya;

Misalnya bisa menjadi tenaga pengajar,bekerja di hostel,farmer,garden,social work dan masih banyak jenis job lainnya tergantung dari hostnya.

Host itu adalah orang yang bertanggung jawab dengan kita artinya fungsi mereka sebagai fasilitator selama kita volunteering karna tidak mesti kita tinggal dengan mereka bisa jadi kita akan di tempatkan ditempat yang berbeda.

Kita bekerja dengan mereka tampa menerima bayaran dan sebagai imbalannya kita mendapatkan fasilitas akomodasi secara free dan makan.

Durasi waktu atau masa stay tergantung perjanjian kita di awal, rata2 host minta paling cepat 2 minggu up to 6 bulan bahkan ada yang sampai 12 bulan.

Untuk backpacker biasanya 2 minggu sampai 1 bulan, ini yang paling banyak menjadi opsi dari traveler karna cukup membantu dari segi akomodasi.

Jika kamu ingin merasakan tinggal dengan orag lokal maka ini pilihan paling tepat menurut saya,bisa belajar budaya dan kebiasaan orang2 lokal, lebih banyak informasi yang akan kita dapat jika kita tinggal dengan orang lokal dan kemungkinan akses kita kemana2 lebih mudah.

Untuk durasi kerja kita tergantung ,dari awal memang sudah ada perjanjian rata2 25 jam- 36 jam dalam seminggu.

Jadi sisa dibagi berarti dalam satu hari normalnya 2-4 jam, karna dalam setiap minggu kita dapat free day atau off day bahkan bisa sampai 2 hari tergantung kesepakatan kita dengan host.

Misalnya kita memilih bekerja di hostel :

What we offer jadi kita bekerja selama 24 hours a week,

Description of our job a week mulai dari prepare breakfast, handle reception,haouse keeping,cleaning service dan administration help with booking systems and paymennts.

What we get….???

A Day off per week,shared dorm,breakfast,free laundry,support,insurance and verified host.

Untuk jenis jobnya Tergantung schedule shiff kita saat itu, kita bisa request bisa banyak kerja di pagi atau di shiff malam bisa semua disesuaikan dengan jadwal staff karywan host kita, jadi bisa dibilang kita sebenarnya jam kerjanya flexible tergantung kebutuhan saat itu tapi tetap kerja sesuai dengan prosedur.

Kadang-kadang kita diminta beck up staff mereka, tapi tidak terlalu sering karna kalau lewat dari perjanjian kerja misalnya kelebihan jam mereka akan bayar atau diganti dengan hari libur itu bisa.

Tapi tidak disarankan untuk menerima bayaran jadi kelebihan jam bisa diganti dengan hari libur ini untuk menghindari masalah dari penggunaan ijin permit selama tinggal dinegara itu.

Berbeda dengan ijin permit yang memang liburan sambil kerja itu tidak masalah sedangkan untuk volunteering kita hanya ijin tourist atau visa tourist jadi jangan disalah gunakan.

Sebenarnya ada juga jenis volunteering yang dicover sama visa kerja artinya kita bisa lebih lama tinggal dan ini langsung di urus sama host kita, biasanya untuk masa tinggal satu tahun dengan job yang butuh lama misalnya jadi tenaga pengajar, lembaga ini secara resmi dan dibawah pengawasan pemerintah setempat jadi tidak ada masalah bahkan kita bisa menerima bayaran.

Untuk yang ini kita bisa masuk ke situs resmi dan itu berbayar salah satu situs yang berbayar adalah worldbackpackers, kebetulan situs ini yang saya gunakan untuk menjadi member.

Untuk bisa mengakses situs ini saya harus bayar sekitar 41 usd untuk masa keanggotaan satu tahun.

Dari situs ini kita dengan muda akses Negara2 mana yang terhubung dengan komunitas ini,kita akan punya mentor, fungsi mentor dia akan memberikan beberapa referensi sesuai dengan minat dan keahlian kita dibidang apa, setelah itu kita akan mengajuhkan diri sesuai dengan kemampuan kita.

Kurang lebih seperti ini yang harus kita ajuhkan ke host:

Mulai dari memperkenalkan diri secara spesifik tell the host purpose of your trip and what makes you a great fit.

Skill kita apa? jadi hosts can see how talented you are and they will invite you to apply their best position yang open saat itu.

Misalnya jadi administration,animal care,arts,bartending,child care,cleaning,cooking,gardening,farming,handyman,house keeping,kitchen hand,music,night shift,painting and decoration,party promoter,photohraphy,reception,social media,social work,teaching English,teaching sport,tour guide,video making, and web develover.

Kita pilih sesuai dengan kemampuan kita dibidang itu misalnya expert,intermediate,dan beginner

Setelah itu mengenai background info tell more about your personal professional and travel experience.

Ada tiga tahap:education, work experience and travel experience.

Education ,berhubungan dengan pendidikan terakhir kita.

work experience ini berhubungan dengan dengan pengalaman kerja kita,travel experience kita sudah kemana saja.

Kontak info ini penting karna berhubungan dengan komunikasi untuk mempercepat perkenalan kita dengan host lewat aplikasi whatsapp.

Dan yang terakhir what is your type of trip misalnya apakah work exchange,social impact dan eco program.

What are you travel interests? First trip, sabbatical,solo trip,couple travel,English practice,vocation travel,backpacking.

Where do you want to explore?

Sout America,Europe suth asia,north America,central America,asia,Africa,oceania,middle east.

Yang tidak di cover adalah ticket pesawat dan visa untuk Negara yang menggunakan visa.

Saya lebih memilih jalur ini berdasarkan pengalaman jauh lebih bermanfaat terutama untuk pengembangan diri selain traveling tentu kita punya pengalaman yang banyak terutama dunia kerja di luar negeri dan yang paling menyenangkan adalah bisah berinteraksi dengan orang orang secara dekat,lebih paham tentang kebiasaan orang2 lokal,punya banyak teman terutama dengan jaringa volunteering dari berbagai Negara.

Dibandingkan coucsurfing jelas volunteering lebih aman karna kita tidak gratis tinggal di rumah orang , apalagi orang-orang yang tidak enakan beban secara moral hehe..

Meskipun tidak semua couchsurfing, sejauh yang saya temui so far masih bagus karna kebetulan aplikasi ini juga aman asal kita selalu aware dan yang terpeting adalah selalu hati2 dalam memilih host.

Tidak semua dari mereka open mind bahkan beberapa dari mereka adalah guide yang ujung2nya menawarkan jasa, jelas itu duit lagi.

Penting sekali melihat referensi dari seorang host apakah dia recommended atau tidak untuk mengantisipasi hal2 yang tidak di inginkan.

jika kita kurang nyaman kita bisa complaint ke website dan responnya cukup cepat dari mentor akan mengajukan referensi yang lain ke kita jadi tidak usah panic semua pasti ada jalan keluarnya guyz..

Ada banyak cerita dibalik kisah perjalanan saya selama lima bulan volunteering di beberapa Negara di asia tenggara dengan rute Singapore,kuala lumpur,vitenam,laos dan Thailand.

Termasuk kena random check di Singapore drama digiring ke kursi sofa untuk di introgasi ,beruntung saya selalu punya jawaban masuk akal dan yang paling penting saya selalu tenang meskipun aslinya saya dag dig dug….selebihnya lancar jaya cross via boarder setiap Negara .

Lebih banyak ceritanya selama berpetualang lewat darat dengan medan yang paling berat itu melewati jalur nightmare bus Hanoi luang prabang 29 jam jalur ini sangat familiar dikalangan backpacker.

Bukan hanya karna jalurnya tapi nyaris tidak ada waktu istrahaat selama perjalanan antar dua Negara itu…amazing pokokknya hahha..

Naik bus yang ticketnya seharga ticket pesawat dan ternyata harus duduk di kursi plastik warna PINK pulak hahahaha

Penasaran khan cerita serunya volunteering saya di asia tenggara……dijamin bakalan mewek,ngakak so hard ,kessal berujung kekonyolan tak terhitung dan pastinya endingnya bahagia mengaharu birukan hati hahahaha….0

Di seri berikutnya saya akan sharing lebih banyak tentang aktivitas volunteering..

Part one drama kena random di changi airport Singapore…..coming soon !!!