Berkunjung ke Negara Atap Langit Di Dunia.

Negara nepal adalah salah satu negara yang cukup familiar dikalangan backpackers dunia, tidak heran jika kita berkunjung ke negara ini kita akan bertemu banyak sekali traveler dari berbagai belahaan dunia.
Salah satu yang paling menjadi incaran traveler trekkers kenegara ini adalah trekking ke mount everest.
Nepal salah satu negara yang cukup berhasil membuat saya penasaran.
Sebelum saya kenegara ini saya sudah melakukan riset kurang lebih satu bulan…di dunia maya.
Ada beberapa fakta yang saya temukan tentang negara ini berdasarkan hasil penelusuran saya di dunia maya:
Nepal merupakan salah satu negara kecil yang berada di kawasan pegunungan Himalaya, Asia Selatan, Negara yang dijuluki sebagai atapnya dunia karena negara ini dikelilingi oleh beberapa pegunungan tertinggi di dunia.
Salah satunya adalah Mount Everest.
Nepal juga dikenal sebagai tanah kelahiranya Sidharta Budha Gautama tokoh paling penting dalam agama Budha.
Meskipun penganut agama Buddha (Buddhism) paling banyak berasal dari Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea faktanya, tokoh ini lahir di dekat Lumbini, Nepal pada abad ke-6 SM. Tempat kelahirannya tersebut pun dijadikan salah satu situs ziarah dan dianggap sebagai tempat yang suci. Banyak biarawan yang berasal dari berbagai negara di dunia yang berkunjung ke tempat ini untuk memanjatkan doa.
Sebelumnya, Nepal merupakan negara kerajaan selama 250 tahun lamannya.
Salah satu kerajaan hindu tertua di dunia.
Setelah jatuhnya kekuasaan Raja Nepal terakhir Raja Gyanendra shah.
Nepal mulai mendeklarasikan dirinya sebagai sebuah Negara Republik Demokratik Federal Dengan Presiden seremonial sebagai Kepala Negara dan Perdana Menteri .
Mayoritas penduduk Nepal adalah beragama Hindu dan Budha.
Nepal salah satu negara yang tidak punya hari kemerdekaan
Karna tidak pernah dijajah oleh siapa pun dan tidakk pernah menjadi koloni negara mana pun, maka Nepal otomatis nggak punya hari kemerdekaan.
Tapi bukan berarti Nepal nggak punya tanggal penting yang berhubungan dengan kenegaraan.
Nepal memiliki bendera dengan bentuk terunik.
Jika pada umumnya bendera rata-rata berbentuk persegi panjang, maka Nepal memiliki bendera kebangsaan berbentuk dua segitiga. Bendera ini berwarna merah marun dengan pinggir berwarna biru tua dan terdapat dua simbol. Bagian segitiga yang atas terdapat simbol bulan, sedangkan yang di bawahnya terdapat simbol matahari. Segitiga melambangkan Himalaya dan kedua simbol melambangkan dua agama mayoritas yaitu Hindu dan Buddha. Konon, desain bendera ini sudah ada sejak 2000 tahun yang lalu.
Nepal memiliki Puncak gunung tertinggi di dunia, Gunung Everest yang berada pada 8848 mpdl. Sementara di posisi ke-3 hingga ke-8 adalah puncak Kangchenjunga, Lhotse, Makalu, Cho Oyu, Dhaugaliri I, Manaslu, dan di posisi ke-10 adalah Annapurna I. Sedangkan posisi ke-2 dan ke-9 ada di Pakistan. Semua puncak tertinggi tersebut berada pada deretan pegunungan Himalaya yang spektakuler, Bahkan saking dianggap agungnya, Gunung Everest juga dinamai Sagarmatha yang artinya “Goddess of the Sky”.

Nepal adalah The Amazon of Asia.
Dijuluki sebagai Amazon-nya Asia karena keanekaragaman hayatinya. Terutama pada habitat flora dan faunanya.
Nepal merupakan rumah bagi ragam spesies hewan yang Sudah mulai langka di dunia. Beberapa di antaranya adalah harimau benggala, panda merah, badak bercula satu, macan tutul salju, 870 spesies burung bahkan kalau spesies di Eropa dan Afrika Utara digabungkan masih kalah jumlah dengan di Nepal, 650 spesies kupu-kupu, dan masih banyak lagi. Floranya dengan 5980 spesies tanaman bunga di mana beberapa bunga hanya terdapat di Nepal. Nggak heran Nepal punya sekitar 9 taman nasional di negaranya.
Nepal memiliki Kawasan cagar budaya situs warisan dunia.

Kathmandu adalah Ibu kota negara nepal merupakan museum kehidupan berbudaya terbesar di dunia.
Kota ini telah diresmikan oleh UNESCO sebagai situs warisan budaya. Bahkan Kathmandu sendiri punya 7 situs warisan budaya dengan radius hingga 15 kilo meter. Peradaban Kathmandu yang menunjukkan seperti apa budaya orang-orang Nepal sebenarnya. UNESCO telah menetapkannya dari tahun 1979 dan saat ini terhitung ada 130 situs ziarah dan monumen wisata.

Nahhh inilah alasan utama saya ke nepal rela menempu perjalanan ribuan kilo menyebrangi lautan,udara dan darat hahaha…
Perjalanan darat saya dari sikkim wilayah India cukup panjang dan lama melewati gunung dan lembah kaki pengunungan himayala.
Jalanan yang cukup parah saya harus menghabiskan waktu 19 jam di bus dari kakarbhitta perbatasan hingga tiba di kathmandu ibu kota negara nepal.
Sebelum saya melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya saya tinggal dua hari di kathmandu istirahaat total
Kebetulan saya ke negara ini bulan
Desember merupakan low season karna bertepatan dengan musim winter hawanya sangat dingin.
Saya harus beradaptasi dengan cuaca di nepal yang lumayan ekstrem maklum saya tidak terbiasa dengan udara yang sedingin itu jadi hari pertama di katmandu.
Betul2 hanya makan dan tidur mengembalikan stamina..
Setelah hari ke dua sudah bisa beradaptasi dengan cuaca, saya keluar jalan-jalan di seputaran kota kathmandu,sekaligus mencari informasi apakah memungkinkan saya trekking ke annapura base camp.
Di kathmandu saya menginap di daerah Thamel masih satu lokasi dengan durban square Sebuah daerah berupa gang-gang kecil atau
‘marg’ sebutan orang Nepal, yang cukup populer di kalangan para backpackers.
Disini banyak sekali hostel,
money changer, restoran, bar, dan toko outdoor yang berjejer di daerah ini
berkeliling di daerah ini tidak akan membosankan hanya sedikit masalah ngak tahaan godaan dengan barang2 yang harga murah kwalitas bagus hahaha…
Harga perlengkapan
outdoor yang dijual disini juga sangat murah. Maka tak heran jika banyak yang mengatakan bahwa Thamel
merupakan salah satu ‘surga belanja’ bagi para pendaki gunung.
Saya sempat beli sepatu trekking dsini harganya 5000 rupee Nepali
Jacket dan beberapa perlengkapan kecil lainnya cukup murah dengan kwalitas yang bagus.
Orang -orang nepal sangat terkenal ramah.
Nuansa kehangatan religi disana sangat kental terasa, hampir disetiap sudut kota
terdapat kuil-kuil kecil tempat ibadah umat Hindu.
Karna saya akan kembali kota ini setelah dari phokara jadi belum banyak yang saya kunjungi.
Saya hanya sempat ke Garden of Dreams.

Taman sejarah neo klasik, terletak di tengah-tengah kota Kathmandu, Nepal. Taman ini di kenal sebagai taman Six Seasons yang diciptakan oleh Field Marshal Kaiser Sumsher Rana (1892-1964) pada awal 1920. Setelah Taman ini selesai, taman ini dianggap sebagai salah satu taman pribadi paling canggih saat itu. . Sebelumnya ini adalah taman pribadi Kaiser Sumsher, dirancang dengan indah terinspirasi oleh gaya Edwardian yang terkenal. Kishore Narshingh, seorang arsitek terkemuka yang merancang dan membangun Singha Durbar pada tahun 1907, merancang dan mengawasi pembangunan Taman Impian. Dalam dinding Taman, Kaiser Sumsher menciptakan ansambel yang indah dari paviliun, air mancur, perabotan taman hias dan fitur terinspirasi Eropa seperti varanda, pergolas, blustrades, guci dan rumah burung. Dia mendirikan enam paviliun yang mengesankan, masing-masing didedikasikan untuk salah satu dari enam musim Nepal. Paviliun-paviliun ini memberikan kerangka arsitektur Taman dan memberikan rasa kosmopolitan untuk pengaturan formal bunga, semak dan pohon.
Untuk masuk ke tempat ini tourist dikenakan tarif 200 rupee
Mahal masuk kedalam isinya orang pacaran semua haha….
Sekilas tamannya memang bagus banget dan bersih “namanya juga taman…. di dalam ada semacam resto dan cafe.
Taman ini lebih cocok buat para travelers couple.
traveler solo kayak
Saya kurang cocok “ngeness pokoknya…hahaha

Setelah puas keliling saya kembali ke hostel karna besoknya saya akan melanjutkan perjalanan meninggalkan kathmandu menuju kota terbesar ke dua di Nepal Phokara.
Bus tujuan phokara berangkat jam 7 pagi.
Jarak tempu antara kathmandu dam phokara itu lumayan jauh 7-8 jam perjalanan tergantung jenis busnya.
Perjalanan saya memang pasti ada dramanya..
Drama nyasar menuju
Gonggabu “New Bus Park terletak di jalan Kantipath,
Inilah adalah terminal dadakan sebenarnya
Karna hanya pagi bus itu diparkir disitu ,semua bus tourist menuju phokara mulai dari yang biasa sampai ke yang deluxe akan di parkir disini.
Meskipun ticket bus saya low budget hanya 800 rupee nepali
Saya tetap harus naik di tempat ini
Lumayan gempor betis saya harus jalan kaki 40 menit dari hostel saya menembus udara dingin yang luar biasa belum lagi saya nyasar masuk lorong ke luar lorong gara2 gps suka error saya ngomel2 sepanjang jalan sendirian mau bertanya

Tidak ketemu orang jalanan masih sepi dan gelap….

karna saya orangnya panikan
Telat sedikit itu kayaknya masalah besar bagi saya…dari gps 30 menit.
Ngak terlalu jauh sebenarnya bisa naik taxi tapi 200 rupeee khan lumayan buat beli air di jalan…hitung2 olaraga pagi “ngelesss pada hal irit hahaha.

Ternyata lokasinya dekat dengan taman kota “the dream of garden belum tau saat itu.
Saya tiba di lokasi bus park jam 6:30 pagi sedikit lagi saya ketinggalan
Bus disini sudah berjejer seperti siap membawa rombongan.
dari bus ke bus saya check kode bus yang tertera di ticket
Alamakkk busnya paling depan saya harus melewati 20 bus…bengitu ketemu ternyata saya penumpang terakhir
Saya langsung naik dan
Bus langsung berangkat hampir nangis bawang bombai…

Bersambung..

Next phokara kota permata himalaya (part 26)

See you kathmandu…i will back soon…