Dibalik Cover Warna Merah Ada keberuntungan Passport Hijau At Airport New Delhi ( Part 21)

Meninggalkan varanansi saya kembali ke new delhi
Dengan kereta sleeper berangkat jam 8 malam estimasi tiba di delhi pagi hari jam 10
Sebenarnya bisa naik bus dari benares ke patna tapi karna saya sudah ada ticket flight ke badogra jadi saya harus ke new delhi dulu.
Menunggu flight saya ke kota terakhir di India di wilayah sikkim gantok.
Kota ini akan menjadi
Destinasi akhir saya sebelum melanjutkan perjalanan ke nepal.
Kali ini di delhi , saya tidak akan ke hostel tapi setibanya di new delhi saya ke tempat teman salah satu teman yang saya kenal lewat jaringan cochsurfing.
Kebetulan kami sudah janjian jauh2 hari sebelumnya.
Tiba di new delhi jam hampir jam 12 siang lama…karna keretanya sempat gangguan teknis,dari stasiun new delhi yang banyak scam itu saya sambungan lagi naik metro rail ke noida kebetulan kompleks tempat tinggalnya di noida.
Saya masih punya waktu dua hari di new delhi
Tanggal 25 november bertepatan dengan hari ulang tahun saya saat itu.
Saya sedikit beruntung karna ditempat teman bisa masak akhirnya hobby masak tersalurkan kembali meski harus ekstra memilih bumbu yang cocok hahaha…

Waktu dua hari cukup istirahaat total di tempat teman.
Hari terakhir, teman saya mengajak mengunjungi kuil Akshardham.
Kuil yang masih di sekitaran noida ternyata bagus banget kuil itu.
Lebih mirip dengan istanah.
Isinya wow…banget di dalam
Mungkin karna itulah tidak bisa di ekspose keluar selain, karna kuil ini memang sangat istimewa bagi umat hindu.
Kuil yang bernama
Swaminarayan Akshardham, merupakan kuil Hindu terbesar di dunia.
Kuil yang menampilkan arsitektur dan tradisi India kuno, yang memberikan pengetahuan tentang warisan dan spiritualitas Hindu. “Akshardham” berarti kediaman para dewa.
Kuil besar atau mandir ini memiliki tiang-tiang dengan ukiran yang indah serta sembilan kubah. Kuil ini dihiasi dengan patung gajah dan patung tokoh-tokoh penting dan dewa-dewa dari sejarah India. Bahan bangunan kuil ini menggunakan batu merah muda dan marmer merah yang konon melambangkan kesucian dan kedamaian.
Tinggi bangunan ini adalah 43 meter dan panjangnya 108 meter, berada di atas lahan seluas 40 hektar.
Pada tanggal 17 Desember 2007,kuil Swaminarayan Akshardham dinobatkan menjadi Candi Hindu Komprehensif Terbesar di Dunia oleh Guinness World Records.
Kompleksnya cukup luas di dalam kita bisa menyaksikan berbagai macam pertunjukan salah satunya pertunjukan seperti
Theatre, Musical fountain, Hall of Values, Boat ride
Pertunjukan tentang kehidupan Bhagwan Swaminarayan,ditampilkan di Aula Nilai dengan tema pencarian kebahagiaan, kesuksesan, dan kedamaian.
Pertunjukan ini mencakup diorama 3-D dan properti yang tampak nyata berkat teknologi animatronik.
Disini kita juga bisa menonton
film yang menggambarkan India pada abad ke-18. Film ini dibuat di lebih dari 100 lokasi di penjuru negara ini, termasuk di puncak pegunungan Himalaya di sebelah utara dan pantai Kerala di sebelah selatan.
Jangan lupa naik perahu yang akan memberikan pengunjung informasi secara visual tentang sejarah India. Kita akan berlayar di atas sungai buatan yang mengalir melewati tiruan universitas pertama di dunia dan laboratorium dan pasar.
Yagnapurush Kund, yang berada di luar kuil, merupakan sumur berundak terbesar di India. Bagian tengahnya berbentuk bunga teratai berkelopak delapan, dan bentuknya yang simetris menjadi bukti pengetahuan matematis India kuno yang sudah maju.
Setiap malam ada pertunjukan musik yang menceritakan siklus kehidupan manusia ditampilkan di sini.
Sebagai tambahaan info
Kuil ini tutup setiap hari Senin jadi jangan salah jadwal kesana.
Kuil ini buka mulai jam 9:30 am – jam 6:30 pm.
Untuk Tiket masuk ke kuil gratis.
Satu hari disini cukup.
kamu bisa melihat semua atraksi dan pameran dan taman luas di tempat ini.
mau makan, mau ngopi, mau nonton,mau baca ada semua di dalam dijamin kamu ngak bakalan boring kesini, keren pokoknya.
Satu yang kurang
Pengunjung tidak diizinkan untuk mengambil foto di dalam kuil ini.
Jadi dipastikan cukup jadi kenangan sendiri.
Kompleks kuil ini mempunyai tempat parkir mobil, loker, dan bisa diakses pengguna kursi roda.
Kuil ini sangat muda dijangkau karna langsung terhubung dengan kereta cepat di new delhi metro
Rail
Turun dari stasiun posisinya di di sebrang jalan langsung pintu masuk cukup 5 menit jalan kaki.
Setelah puas seharian saya dan teman pulang ke flat dan prepare ke airport ngemper.
Teman saya sebenarnya sangat keberatan tapi saya tidak mau menyusahkan,karna besoknya dia kembali bekerja.
Kami masih sempat dinner bareng beli alkhol.

Melawan hawa dingin.
Saya hanya nginap satu malam ditempatnya karna jarak dari noida lumayan jauh ke airport jadi saya memutuskan bermalam di airport.
sekitar jam 11 saya pamitan, dia masih bantu saya order uber ke airport.
Saya naik uber sharing dan ternyata lebih murah cuman 75 rupee
Tapi ya itu mesti siap berbagi tempat dengan orang lain.
Tiba di airport domestic new delhi
Mulai mencari tempat bisa ngemper.
Saya masuk ke area ruang tunggu di luar, disitu sudah banyak yang tidur dengan beraneka macam posisi dan gaya..
Langsung cari posisi…
sekitar jam 12 area itu mesti clear
Semua di usir keluar termasuk saya hahaha..
Kami berhamburan keluar gilaa di luar dinginnya minta ampun…
Saya merapat ke pintu masuk beuuhg dilarang masuk…saya menunggu keajaiban malam itu
Dari sudut saya perhatikan ada yg bisa masuk, ada yang tidak.
Hemm….. mikir ini ticket saya besok pagi,ticketntya keluarin selipin dipassport seperti siap mau check in.
Kebetulan masih bentuk ticket print yang saya bawah dari Indo.
Rata2 yang passportnya merah bisa masuk.
Saya lihat passport saya covernya juga merah meskipun aslinya hijau…hahaha
Semoga dewa mengaburkan mata petugas itu klo saya lewat nanti.
Tak apa saya
Coba dulu daripada ngemper di luar bisa2 saya membeku.
Kali ini otak saya mesti ekstra hati2 soalnya pintu masuk ada 6 polisi disitu lengkap sama senapan.
Belom kesana uda kebayang gugup duluan “
Tidak saya harus bisa lewati orang itu.
Menunggu moment yang tepat kebetulan ada 3 orang berwajah asia turun dari taxi nenteng passport bercover merah.
Langsung pasang dagu bergabung dari belakang
Ini gaya ala2 berkelas sedikit hahaha..
Pura2 senyum simpul sempat kertas print itu di cek tapi mungkin dia tidak fokus dengan jam flight besok paginya.
Passport saya ngak dibuka petugasnya cuman lihat covernya habis itu dibalikin ke saya. masuk…yes…akhirnya selamat hahahaha…
Aman di dalam banyak tempat meski cuman kursi tunggu tapi setidaknya aman dari hawa dingin di luar.

Bersambung …

Seri terakhir perjalanan ke wilayah sikkim gantok.
Sempat drama karna urus permit di airport tidak bisa.

Coming soon (part 22)
Best place In India.