Sedikit Keberuntungan Di Pink City Jaipur

Hawa Mahal Jaipur

Setelah menempuh perjalanan dari jaisalmer kurang lebih 14 jam naik kereta malam tiba di jaipur bersama dengan teman solo backpacker dari prancis.
di jaipur kami nginap di hostel yang alamatnya susah dicari karna letaknya dalam lorong yang sempit butuh perjuangan,mulai dengan drama diturunkan ditengah jalan, dalam gang yang sempit pulak,
Mencari taxi susah sekali, berjalan menyusuri lorong-lorong kecil kota jaipur yang sangat sembrawut.
Memberi kesan jelek bagi saya.
Akhirnya saya harus mengubah jadwal saya.
Awalnya saya harus di jaipur 3 hari tapi karna suasananya tidak bengitu bagus dengan mood saya,dan akhirnya saya memutuskan cukup 2 hari saja.

kebetulan teman saya akan lanjut ke new delhi dan saya akan terus ke agra.
Itu artinya
Kami hanya punya waktu satu hari untuk keliling kota jaipur berdua.
Dikota ini pengeluaran saya tidak terlalu banyak karna share cost dengan teman saya.
Pagi-pagi kami berangkat menuju amber fort sengaja ambil yang jauh karna waktu kami tidak banyak,dari pusat kota kami sewa tuktuk bayar 300 rupee one way.

Kali ini dapat supir tuktuk yang baik hati kami mampir disebuah danau yang besar,sebenarnya penasaran mau masuk tapi harus pengertian sama supir.

Meski lingkungannya semberawut tetapi beberapa orang dipinggir danau tetap melakukan ritual pemujaan.

Jai Mahal

Dari sini kami terus melanjutkan perjalanan ke Amber Fort diatas Bukit Aravali dan membentuk pantulan yang indah melintasi Danau Maotha, terletak Benteng Amber.Sebuah mahakarya arsitektur dan dengan referensi yang signifikan dalam sejarah India,jarak dari pusat kota kurang lebih sebelas kilometer dari ibu kota Jaipur, Amber Fort dilapisi batu pasir merah muda dan kuning dan merupakan bagian dari kompleks yang luas.
amber fort terhubung
Jaigarh Fort melalui bawah tanah.menurut sejarahnya
Jaigarh fort dibangun untuk melindungi kompleks amber fort.
Sampai disana ternyata tidak dibuka untuk umum karna hari sabtu hari libur…
Kecewa tapi terlanjur datang hanya bisa melihat dari jalan.
Mungkin karna dari awal memang saya sudah tidak mood jadi biasa aja.
kami istirahaat sejenak mencari cafe sekalian breakfast kebetulan di depan ada resto yang lumayan berkelas hahaha sombong dikit napa…?sepertinya kita harus melanjutkan perjalanan ketempat lain saya dan teman saya hanya bisa tersenyum “we have to moving…
Waktu kami sudah mau pulang ada 3 bus datang rombongan. wisatawan lokal mereka juga tidak tau jika hari sabtu itu tidak dibuka untuk umum setelah perdebatan yang panjang entahlah… akhirnya pintu gate dibuka mereka diberi waktu 2 jam masuk ke dalam..
Saya dan teman saya tidak melewatkan kesempatan ini.
Kami berdua langsung ikut nimbrung dalam rombongan itu
dan bonus kami tidak bayar….ternyata sabar membawa gratis haha

Jaigarh fort

Di setiap gerbang masuk dijaga petugas lengkap dengan senapan.
Kami berkeliling sekitar satu jam setelah puas berkeliling kami keluar.
Tadinya ingin terus ke Jaigarh Fort ” great wall KW jaipur tapi teman saya sepertinya kurang sehat jadi kami memutuskan kembali ke kota menuju hawa mahal.
Bangunan besar Hawa Mahal itu berdiri di persimpangan jalan utama di Jaipur, Badi Chaupad.
Hawa mahal dibangun oleh Maharaja Sawai Pratap Singh pada tahun 1799.
Hawa Mahal mendapatkan namanya dari struktur yang unik, yang merupakan jala jendela kecil yang memungkinkan angin dingin masuk ke istana dan karenanya membuat istana nyaman selama musim panas. Alasan utama di balik pembangunan istana adalah untuk memungkinkan para wanita dari rumah kerajaan untuk mengamati perayaan di jalan-jalan sementara yang tidak terlihat dari luar.
Kami turun di depan awal mahal dan ternyata
Lagi-lagi gagal masuk karna ditutup untuk umum.
Sebenarnya bisa masuk ke dalam tapi hanya sekedar masuk dan naik lalu turun kembali
Teman saya tanya so how ?
Saya berpikir bisa masuk tapi tidak semua bisa di lihat karna peniggalan benda2 pusaka ditutup untuk umum.
Menurut saya percuma.
Jadi saya dan teman memutuskan isitrahaat aja sekalian lunch.
Kami mencari spot untuk bersantai, gagal masuk setidaknya bisa melihat bangunan hawa mahal dengan jelas itu sudah cukup lalu ke sebuah cafe, naik ke atas dan
Hanya bisa melihat bangunan hawa mahal dari cafee sebrang jalan sambil ngopi di roof top.
Tapi lumayan setidaknya viewnya dapat.
Fhotonya juga bagus.

With friend

Menungguh pesanan kopi..sepintas mata saya memandang kota jaipur sambil merenung…

Bertanya dalam hati apa yang membuat kota itu ini sangat familiar??Banyak traveler menjadikan kota ini destinasi favorite.
Tapi kenapa berkunjung kesini tidak bengitu membuat saya exicited hahaha..Maafkan kejujuran hati saya”selerah.

kota jaipur adalah salah satu kota terbesar di wilayah rajasthan,
Dulunya ibu kotanya adalah amber
Kurang lebih 11 km dari pusat kota
Belakangan kota ini lebih familiar disebut pink city.

Sebenarnya,
Kota ini sangat kaya akan sejarah tidak sulit menjumpai bangunan kuno yang mentereng di setiap sudut kota jaipur mengambarkan kejayaan kota ini di masa lalu.
Kota yang ditutupi dengan warna merah muda yang memancarkan pesona dan menarik wisatawan dari seluruh dunia.
Kota yang menawarkan pesta untuk para pengunjungnya dalam bentuk kisah sejarahnya dengan istana dan benteng yang megah dan para Havelis yang menakjubkan. Sejumlah bangunan penting seperti Badi Chaupar, Jantar Mantar, dan City Palace terletak di bagian kota ini. Pasar ramai Jaipur seperti Bapu Bazaar dan Johri Bazaar adalah surga bagi para pecinta belanja yang menawarkan perhiasan, kain, sepatu, dan kerajinan Rajasthani yang indah. Penuh dengan warna, berjalan-jalan di sekitar kota tua ini akan memberi kita sudut pandang yang berbeda,membayangkan kekayaan kerajinan tangan, warisan kerajaan istana, dan bayangan masa lalu mereka yang jaya.

kurang lebih 2 jam hanya nongkrong di cafe mengamati orang lalu lalang dari atas cafe
“Not so bad
Setidaknya ada keberuntungan kecil hari itu.
kami memutuskan untuk kembali ke hostel istirahat.
Dari hawa mahal lokasi hostel kami tidak terlalu jauh
Jadi kami cukup jalan kaki sekalian melihat kesibukan kota jaipur.
Hari terakhir karna besok kami akan melanjutkan perjalanan kami masing2 ke tujuan yang berbeda.

“A day was a Great moment.

https://ceritabackpacker.com/2018/09/17/a-day-in-agra-taj-mahal-india/